Pages - Menu

Rabu, 15 Agustus 2012

Tips Mengenal dan Menciptakan Bakat

      
         Setiap manusia memiliki potensi yang sangat beragam dalam berbagai bidang, dari keberagaman tersebut manusia memiliki bakat yang sudah ada didalam diri masing-masing. Nah! pertanyaanya seperti apa bakat yang ada pada diri kita? bakat dapat terlihat dari cara dia belajar dengan cepat dari potensi tertentu yang dimilikinya ataupun dari hal yang dia sangat senangi, sebenarnya bakat bisa dikatakan bawaan yang ada pada diri manusia atau semenjak dia lahir. Selain dari faktor dari bawaan, bakat juga dapat dibentuk dalam diri kita semenjak usia dini baik dari apa yang dia lihat ataupun yang dia dengar. Intinya adalah dari lingkungan dia belajar dan bermain maka disitulah bakat anak perlahan akan mulai muncul.
         
         "Bagaimana caranya kita ingin bisa bermain piano sedangkan kita tidak memiliki bakat"? memang salah satu faktor agar kita bisa belajar A dengan cepat adalah memiliki bakat A yang kuat. selain bakat, faktor penunjang yang bisa menjadi mungkin adalah faktor genetik dari hasil keturunan, bisa dari orang tua atau silsilah keluarga kita yang memiliki bakat tertentu. jika kita merasa tidak mempunyai bakat atau keturunan, hal yang bisa menjadi mungkin adalah dengan keinginan dari dalam diri yang kuat serta cara dia berusaha dan berlatih.

          "Apa saja faktor penghambat kita menciptakan bakat"? kata yang paling tepat untuk menjawab pertanyaan di atas adalah kita sudah telambat untuk belajar. beranjak dari kata negatif hal apapun akan sulit dan terasa berat serta enggan untuk melakukan.

          "Bagaimana meyakinkan diri agar kita bisa"? kata kuncinya adalah "positif thinking". diawali dari keinginan kita yang kuat... maka cari dan temukanlah makna serta kata positif dari orang sekitar kita yang memiliki rasa optimisme baik dari keluarga, teman, kerabat serta lingkungan. Kita bisa membedakan orang yang memiliki rasa optmisme tinggi dan orang yang kurang optimis. Perbedaanya jelas sangat terasa terhadap mental kita, kita merasa lebih semangat didekat orang yang memiliki rasa optimis yang tinggi. dan akan lebih bijak jika kita bisa mempompa semangat dari kerabat kita yang kurang optimis.

"KITA TIDAK MUNGKIN MERUBAH MASA LALU, TETAPI KITA BISA MENCIPTAKAN MASA DEPAN KITA".

semoga tips tersebut dapat bermanfaat bagi yang membacanya, penulis harapkan  kritik, saran ataupun pertanyaannya. 


baca juga : Motivasi Diri

Senin, 13 Agustus 2012

Tips Pencegahan Cedera Olahraga


Biasakan melakukan pemanasan sebelum berolahraga. Latihan pemanasan meningkatkan aliran darah ke otot-otot dan menaikkan suhu otot-otot. Hal ini menyebabkan otot lebih lentur dan tahan terhadap cedera. Latihan pemanasan yang dianjurkan ada 2 tahap yaitu:
1. Peregangan
Latihan meregangkan tubuh merupakan latihan terpenting dalam dunia olahraga. Kerjakan peregangan sesuai dengan olahraga yang akan dikerjakan atau regangkan semua otot-otot tubuh.

2.Calisthenic
Lakukan pemanasan dengan gerakan-gerakan yang sesuai dengan olahraga yang akan dikerjakan. Mulailah dengan perlahan-lahan dan secara berangsur-angsur dan tingkatkan intensitasnya.


Untuk mencegah terjadinya cedera, maka dalam proses latihanpun harus diperhatikan peraturan umum latihan olahraga. Sehingga sebaiknya berlatih dengan cara yang benar, sesuai dengan aturan permainan. Peraturan umum latihan olahraga ialah:
1. Kekhususan
latihan harus khusus. Untuk  menyempurnakan suatu keterampilan dari gerakan olahraga, seseorang harus melatih keterampilan tersebut, menggunakan otot-otot dengan cara yang sama seperti jika bertanding.

2. Hari-hari berat dan santai
harus direncanakan hari-hari berat untuk latihan intensif dan hari-hari untuk memulihkan keadaan tubuh. jangan melakukan latihan yang setiap hari. Latihan harus mengikuti prinsip berat-santai.
a. Hari-hari berat
Adalah hari-hari dimana orang berlatih secara hampir maksimal. Pada hari-hari ini diharapkan akan mengalami kemajuan pada cabang olahraga tertentu.
b. Hari-hari santai
Akibat latihan yang hampir maksimal atau maksimal yaitu cedera ringan pada otot,  yang memerlukan waktu untuk penyembuhan. Inilah sebabnya harus memasukkan hari-hari santai/ringan ke dalam program latihan. Dengan memasukkan hari-hari santai pada program latihan, diperoleh manfaat dari latihan berat yang telah dikerjakan. Yaitu dengan memberi waktu kepada otot-otot untuk pulih dari cedera ringan. Alasan mengapa otot perlu waktu untuk memulihkan diri ialah : Serabut otot rusak oleh latihan berat dan seperti jaringan tubuh lainnya, memerlukan waktu penyembuhan sesuai dengan beratnya cedera. Pada hari-hari santai ini bukan berarti beristirahat total, tetapi tetap beratih dengan santai untuk mempercepat proses pemulihan.

3. Latihan dan latihan berlebihan
untuk mencapai prestasi maksimal, harus meningkatkan kapasitas tubuh  dengan menambah beban kerjanya tetapi jangan melebihi batas kemampuan tubuh.

4. Latihan dasar dan kondisi puncak
Latihan harus dimulai dengan periode latihan dasar kemudian secara berangsur-angsur beban kerja ditingkatkan. Sesaat sebelum mencapai puncak, jumlah beban dikurangi tetapi intensitas ditingkatkan.

5. Revesibilitas
kondisi fisik yang terbaik harus dipertahankan dengan berlatih yang teratur.

Sesudah berolahraga hendaknya jangan langsung beristirahat. Sebaiknya kerjakan pendinginan, bergerak-gerak ringan, misalnya jogging. dan diakhiri dengan peregangan lagi kemudian baru istirahat. Latihan Pendinginan ini akan membantu melancarkan peredaran darah dari otot, sehingga zat-zat kimia hasil samping dari proses sewaktu berolahraga dengan cepat dikeluarkan dari otot. peregangan juga bertujuan mengembalikan panjang otot pada keadaan seperti sebelum latihan. Karena otot setelah mengalami latihan olahraga cenderung memendek. Otot yang memendek tadi rentan terhadap cedera. Jadi peregangan disini juga merupakan salah satu usaha untuk mencegah terjadinya cedera.


Sumber referensi:
Safari, I., dan Kurnia, A,.(2010). Pencegahan Cedera Olahraga. Bandung : CV. Bintang Warliartikahttp://negeri1945.blogspot.com/2012/08/tips-pencegahan-cedera-olahraga.html